Recent Post

Wednesday, March 23, 2016

Membuat Foto Terbaik dengan Kamera HP

Posted by   on

Saat ini, perkembangan teknologi bisa dikatakan cukup mengerikan. Perkembangan sebuah teknologi bukan lagi dalam hitungan tahun seperti dulu, tetapi sudah sangat cepat bahkan bisa mencapai hitungan hari. Salah satu perkembangan yang terjadi adalah pada sisi fitur kamera ponsel.

Hal ini sendiri tidak lepas dari kehadiran ponsel pintar (smartphone) yang makin murah dan merakyat. Bahkan 80% dari ponsel yang hadir saat ini adalah ponsel pintar, tidak lagi ponsel biasa (featured phone).
Loncatan besar ini tentunya membuat kamera ponsel pun menuju arah yang makin baik dari waktu ke waktu. Tetapi hal ini terkadang tidak diikuti dengan berkembangnya pengguna itu sendiri. Seringkali (bahkan bisa dikatakan sangat banyak) pengguna ponsel tidak bisa menggunakan kamera di ponsel mereka dengan baik dan benar. Karena hal tersebut, maka kali ini admin virgabali.com akan mencoba berbagai informasi seputar kamera ponsel.

WHAT YOU MUST KNOW

1. Hal pertama yang kalian perlu ketahui adalah tidak semua kamera ponsel memiliki kemampuan yang sama. Artinya kalian harus paham dengan kemampuan ponsel kalian agar tidak menghasilkan gambar yang gelap, kabur (blur), noise (bintik-bintik), distorsi ataupun missed tone (warna kacau).

2. Jangan tertipu dengan gimmick megapixels. Megapixels merupakan sebuah ukuran resolusi pixel dari foto yang dihasilkan oleh kamera tersebut. Semakin besar, tentunya semakin besar foto tersebut bisa dicetak. Tetapi penentu terbesar dari sebuah kualitas foto adalah kualitas sensor, lensa dan software yang digunakan. Paduan dari semua hal itulah yang membuat hasil foto menjadi baik secara teknis. Hal ini juga yang menjadi jawaban mengapa sebuah ponsel dengan kamera 16 Megapixels seringkali kalah hasilnya dengan sebuah kamera asli (baik poket dan SLR) yang memiliki resolusi "hanya" 10 megapixels ataupun lebih rendah.

3. Ketahuilah bahwa, hasil foto yang kalian lihat pada sebuah layar, belum tentu akan sama hasilnya pada layar yang berbeda. Terutama jika jenis layar yang digunakan berbeda teknologi. Itu juga jawaban mengapa ada foto yang tampil lebih berwarna di ponsel A, tetapi setelah dilihat di ponsel B warnanya akan kembali normal.

4. Hati-hati menggunakan aplikasi kamera. Pada beberapa ponsel, terutama yang memiliki spesifikasi rendah, menggunakan aplikasi pemanis kamera seperti camera360, bestie atau sejenisnya akan membuat kekecewaan di lain waktu. Hal ini terjadi karena aplikasi ini seringkali membuat foto yang dihasilkan memiliki resolusi yang rendah (contoh 2 megapixels). 

Ini akan menjadi masalah jika kalian akan mencetak foto tersebut, hasilnya akan pecah dan kurang enak dilihat mata. Jadi sebelum menggunakan aplikasi seperti ini, tentukanlah tujuan kalian dengan foto tersebut. Jika kalian ingin menggunakannya sebagai dokumentasi, hindari aplikasi ini. Kecuali jika kalian telah paham cara merubah pengaturannya dan jika kamera ponsel kalian cukup memadai menggunakan resolusi tinggi di aplikasi pengolah foto. Tetapi jika hanya untuk pamer di sosmed ataupun mengganti dp BBM, admin rasa aplikasi ini sah-sah saja digunakan.

Beberapa hal tersebut adalah beberapa kesalahan dasar pengguna di Indonesia melihat, menilai dan menggunakan sebuah kamera ponsel. 

CARA MENGGUNAKAN KAMERA PONSEL DENGAN TEPAT DAN LEBIH BAIK

1. Kenali kecepatan autofokus kamera kalian. 

Pada beberapa kamera ponsel, akan muncul tanda fokus di layar kamera saat akan mengambil sebuah foto. Biasanya berbentuk lingkaran dengan dua warna yaitu hijau untuk fokus yang berhasil dan merah untuk gagal fokus.

Jika tanda fokus ini tidak muncul, bisa jadi kamera ponsel kalian tidak memiliki fitur autofokus tetapi hanya fixed fokus. Tetapi belum bisa dipastikan 100%. Karena beberapa kamera menggunakan "tanda" autofokus yang berbeda selain bentuk lingkaran.

Kemampuan kecepatan fokus ini tidaklah sama di semua ponsel. Pastikan kalian mengambil foto setelah proses autofokus selesai dan telah berwarna hijau. Jika tidak, dipastikan hasil foto kalian akan kurang tajam ataupun kabur. Hal ini sebenarnya berlaku sama di kamera poket dan SLR. Tetapi seringkali tidak diperhatikan oleh pengguna awam.

2. Tidak memaksakan kamera ponsel di kondisi kurang cahaya. 

Kamera ponsel pada umumnya menggunakan sensor yang berukuran kecil. Hal inilah yang membuat kamera ponsel bukanlah sebuah pilihan bijak di kondisi kurang cahaya atau di malam hari. Cara terbaik yang bisa kalian lakukan adalah menbuat obyek berada sedekat mungkin sehingga bisa terjangkau kekuatan flash kamera ataupun menggunakan bantuan cahaya luar yang ada. Misalnya jika ada lampu penerangan jalan, usahakan mengambil foto di dekat lampu tersebut dengan wajah obyek tidak melawan sumber cahaya.

3. Gunakan flash kamera dengan bijak. 

Banyak orang berpikir, flash pada kamera hanya digunakan untuk malam hari saja. Tetapi jawabannya adalah tidak benar. Pada beberapa kasus, misalnya kita akan mengambil foto potrait manusia dengan posisi model di jendela dan ada cahaya dari luar jendela, kita harus menggunakan flash kamera sebagai bantuan agar wajah model tidak menjadi gelap. Dengan catatan flash pada kamera ponsel kalian cukup kuat untuk melakukan itu. Ini berlaku juga misalnya saat kalian akan mengambil foto model membelakangi sunset. 

4. Gunakan fitur HDR dengan bijak. 

HDR bukanlah fitur sembarangan. HDR sendiri lebih cocok digunakan untuk mengambil foto landscape atau bangunan-bangunan dan pemandangan. Dan kurang cocok digunakan pada obyek manusia karena akan membuat kulit manusia menjadi kurang natural. Tetapi hal ini dikecualikan pada kasus seperti pada nomor 3. Kehadiran flash dan HDR, akan memberikan hasil optimal pada foto model manusia yang membelakangi sumber cahaya agar sisi gelap foto menjadi lebih terang dan berlaku juga sebaliknya.

5. Carilah posisi pengambilan foto terbaik untuk kalian. 

Ponsel kamera mayoritas tidak mengguna fitur anti goyang baik secara optikal ataupun software. Kalaupun ada, fitur ini seringkali tidak bisa diandalkan. Jadi selalu pastikan posisi badan dan tangan kalian sebagai fotografer pada posisi terbaik agar foto tidak goyang dan kabur. Tidak hanya posisi obyek dan model saja yang penting.

6. Pelajari tiap fitur di ponsel kamera dengan bijak. 

Beberapa ponsel memiliki fitur kamera yang bisa dikatakan hampir menyerupai kamera poket. Misalnya HDR, Touch Fokus, EV Lock, Super fokus dan lain-lain. Dengan memaksimalkan hal tersebut, kalian akan bisa menghasilkan foto terbaik.

7. Gunakan sudut pengambilan yang lebih berani dan imaginasi yang lebih kreatif. 

Kelemahan pada kamera ponsel pada sisi teknik bisa kalian tutupi dengan cara mengambil foto dengan cara yang tidak kaku. Gunakan layar ponsel dengan pintar, buat suasana foto menjadi lebih hidup, dan gunakan obyek sekitar dengan lebih baik. Kemudahan kamera ponsel adalah adanya layar yang cukup besar sehingga kalian bisa lebih berimaginasi dengan frame foto.

8. Perhatikan sekeliling kalian. 

Fotografer yang baik selalu melihat dulu kondisi background foto yang akan diambil. Perhatikan arah cahaya dan obyek-obyek yang mengganggu dalam pengambilan foto. Foto dengan model yg bagus dan latar mengagumkan bisa menjadi masalah jika ada satu titik obyek yang merusak keseimbangan sebuah foto.

9. Tidak lupa untuk terus mencoba.

 Lakukan setiap hari jika perlu. Bahkan foto selfie pun jika tidak terus dilatih, maka kalian tidak akan mengetahui sudut terbaik wajah yang kalian miliki. Saat ini banyak cabe-cabean yang tampil fotogenik di sosmed tidak lepas dari sebuah latihan panjang perselfian yang mereka lakukan setiap harinya.

10. Padukan dengan aplikasi pengolah foto. 

Menggunakan aplikasi pengolah foto bukanlah dosa. Hanya saja kalian juga harus memperhatikan kemampuan aplikasi tersebut dan tujuan foto yang akan kalian ambil. Semakin besar ukuran foto yang bisa diexport oleh aplikasi tersebut tentunya akan semakin menggembirakan.

Salam JEPRET!!!

Hey Gess, Ingat juga untuk follow kita di IG ya - Virgabali Official Instagram
Join Our Newsletter