Recent Post

Saturday, September 10, 2016

Air Terjun Tersembunyi di Apit Yeh Manikyang Tabanan

Posted by   on


Pada kesempatan kali ini, admin berkesempatan melakukan sebuah perjalanan ke sebuah daerah perbukitan di kabupaten Tabanan bagian utara. Tempat yang admin datangi adalah sebuah desa bernama Desa Apit Yeh. 

Tempat ini adalah sebuah lokasi yang berada di wilayah kecamatan Selemadeg Tabanan. Dekat dekat dengan daerah Megati dan Bajra.  Tempatnya sendiri cukup terpencil dikarenakan terkendala akses jalan yang kurang bagus beberapa waktu yang lalu. Tetapi untuk saat ini, 70% perjalanan sudah terlalui dengan jalan yang cukup baik, baik itu jalan aspal dan beton/semen. Obyek kali ini yang akan kita kupas tuntas adalah sebuah air terjun kecil bernama Air Terjun Sing Sing.

Admin awalnya tertarik dengan keberadaan air terjun ini dikarenakan sebuah foto yang sempat diupload di media sosial Instagram. Berbekal sedikit caption di foto tersebut, admin akhirnya memulai proses pencarian informasi di internet via mbah Google. Menemukan informasi tentang air terjun Sing Sing ternyata tidak mudah

Sangat sedikit sekali info tentang obyek tersebut. Ini disebabkan karena nama air terjun Sing Sing ternyata cukup banyak digunakan di beberapa daerah. Parahnya lagi, di lokasi aslinya terdapat tiga air terjun bernama sama. Nah karena dua dari air terjun tersebut terlihat hampir mirip dengan air terjun pada umumnya, maka admin memutuskan untuk menginvestigasi satu air terjun saja yang terletak di daerah Apit Yeh Manikyang.  

"Untuk menemukan lokasi air terjun ini ternyata sama sulitnya dengan mencari informasinya di internet"

Daerah Manikyang ini merupakan daerah yang bisa kalian temukan melalui beberapa jalan akses. Jalan yang admin lewati adalah dengan melalui jalan Denpasar-Gilimanuk. Jika dari daerah Tabanan kota atau Kediri, kalian harus mengambil arah ke barat ke arah Gilimanuk. Setelah menelusuri jalan besar beberapa puluh kilometer kalian akan menemukan sebuah desa bernama Megati. 

Di Desa ini terdapat sebuah pertigaan dengan sebuah patung besar Garuda Wisnu Kencana (jika admin tidak salah), ambilah jalan ke arah utara beberapa puluh meter hingga kalian menemukan sebuah tikungan yang juga merupakan sebuah pertigaan dan ambilan jalan ke utara. Jalan ini merupakan jalan ke arah Gunung Salak. Karena daerah ini bukan daerah yang umum untuk di akses, bertanyalah pada penduduk sekitar jika kalian merasa kurang yakin.

Di daerah Gunung Salak, temukan sebuah pertigaan yang menggunakan jalan semen menurun ke arah kiri. Laluilah jalan ini untuk menuju Desa Sesandan. Di Sesandan ini, ikutilah jalan untuk menuju Desa Manikyang. Jalannya agak rusak sehingga kalian harus berhati-hati. Setelah perjalanan panjang tersebut, maka  kalian wajib bertanya kepada penduduk Desa Manikyang tentang keberadaan air terjun ini. Posisi air terjun ini sendiri berada di area Subak. Mengapa admin mewajibkan untuk bertanya?  

"Tidak ada satupun papan petunjuk untuk menemukan air terjun Sing Sing"

Apa yang dilalui untuk menemukan air terjun ini bisa dikatakan akan menjadi sebuah perjalanan panjang terutama untuk kalian yang sama sekali tidak pernah berkunjung ke daerah Selemadeg Tabanan. Sepanjang perjalanan, terdapat banyak pepohonan rindang, persawahan, desa-desa penduduk, sungai dan bahkan area hutan lebat. Pastikan untuk memeriksa kesiapan kendaraan kalian sebelumnya. Untuk roda empat, usahakan membawa mobil dengan kategoring touring ready seperti Jeep. Siapkan juga perbekalan seperti air mineral dan makanan. Serta satu lagi, bersiaplah untuk kehilangan sinyal internet untuk beberapa saat. 

Tidak seperti air terjun pada umumnya yang telah terkenal di area Bali lainnya. Air terjun Sing Sing bisa dikatakan masih sangat alami. Tempatnya tidak jauh dari jalan utama dan cukup menuruni beberapa puluh anak tangga untuk menemukannya. Saat admin datang ke air terjun, tempat ini benar-benar sangat sepi. Tidak ada pengunjung satupun.  

"Yang terdengar hanya suara air terjun dan gemericik air sungai"

Air sungai di air terjun Sing Sing ini tergolong tidak deras, cukup mudah untuk dilalui. Sisi menarik dari air terjun ini adalah karena bentuk bebatuan yang melebar sehingga air terjun Sing Sing terlihat memanjang ke samping. Sayangnya saat admin berkunjung, arus airnya tidak terlalu deras sehingga tidak semua bebatuan terkena jatuhnya arus air. Pada sisi seberang sungai, terdapat sebuah gazebo untuk beristirahat dan berteduh.

Tempat ini juga sering digunakan sebagai tempat mandi penduduk desa. Admin mengetahuinya karena saat berbalik pulang, admin bertemu dengan beberapa penduduk desa, kira-kira 6 orang, yang bersiap untuk mandi di air terjun tersebut.

Potensi untuk air terjun ini sebenarnya ada, minimal untuk warga di sekitar daerah Selemadeg dan Tabanan. Keberadaannya yang cukup jauh mungkin sedikit menyulitkan bagi mayoritas penduduk Bali terutama karena akses jalan yang belum 100% baik.  

"Tetapi apa yang admin nikmati di air terjun Sing Sing ini adalah proses menemukannya"

Menjelajahi daerah baru, melewati jalan-jalan rusak, perbukitan, sawah, pepohonan, hutan, bahkan harus berhenti beberapa kali untuk bertanya ke penduduk desa adalah kenimatan yang berbeda. Belum lagi jika dihitung harus memutar beberapa kali karena salah jalan. Oya, selama perjalanan, ternyata cukup banyak juga turis-turis yang admin temui menggunakan mobil-mobil jeep yang ternyata sedang bertualang juga di daerah ini.

Di bawah ini adalah sebuah video kecil tentang air terjun Sing Sing dari virgabali.com :


Hey Gess, Ingat juga untuk follow kita di IG ya - Virgabali Official Instagram
Join Our Newsletter