Recent Post

Monday, September 26, 2016

Budaya pakaian adat ke Pura yang makin berani dan menantang

Posted by   on

Selama ini admin selalu membuat artikel yang banyak menyangkut tema kuliner, informasi, tutorial ataupun tentang teknologi. Kali ini sedikit berbeda, kita akan membahas tentang budaya sosial masyarakat khususnya di pulau Bali.

Warga umat Hindu, melakukan kegiatan keagamaannya dengan datang ke pura untuk bersembahyang. Secara umum, biasanya orang-orang yang datang menggunakan pakaian kebaya untuk wanita dan baju koko/safari untuk yang pria. Seiring dengan perkembangan jaman, pakaian adat itupun mulai terkena sentuhan dari sisi design. Tentunya itu tidak salah, hanya saja, sebatas manakah hal itu bisa dilakukan?

Saat ini jika kita datang ke pura untuk bersembahyang, tentunya bukan hal aneh kita melihat berbagai macam baju dengan berbagai model digunakan baik pria dan wanita.

Apakah pembaca pernah bertemu wanita dengan kebaya yang hampir transparan? Atau kebaya dengan jaring-jaring tipis? Pernah melihat seorang wanita yang menggunakan kain dengan model terbelah dan pahanya sedikit terlihat? Banyak remaja wanita juga saat ini menggunakan kebaya lengan pendek agar lengan atasnya terlihat. Atau mungkin pria yang bajunya ada logo klub motornya? Apakah itu salah? Tentunya tidak.

Itulah yang disebut dengan transisi karena terjadinya kemajuan jaman. Yang menjadi pertanyaan admin tentu saja, sejauh mana perkembangan moral kita saat ini. Kembali ke awal, apakah tujuan kita datang ke pura? Pantaskah kita ke pura dengan baju seperti itu?

Admin sendiri pernah bertemu seorang wanita, yang saat itu sedang sembahyang di sebuah pura besar. Tidak ada yang aneh sebenarnya dengan pakaian yang dia gunakan. Hanya saja, wanita tersebut bersembahyang tanpa melepas kacamata hitam yang digunakan, mungkin karena cuaca saat itu cukup panas. Salah? Tentu saja tidak.

Mungkin karena admin kurang "gaul" saja maka hal seperti itu terlihat aneh. Mungkin besok, kita akan melihat orang bersembahyang dengan menggunakan payung untuk bersembahyang ke pura. Besoknya lagi, mungkin jas hujan.

Itulah budaya yang terbentuk karena kemajuan jaman dan perubahan. Salah benarnya tentunya tidak bisa kita tentukan. Kembali ke diri masinh-masing saja untuk merenungkan benar dan salahnya. Masing-masing individu tidak mungkin menegur dan menyalahkan karena kita masyarakat Bali masih memiliki sifat budaya timur untuk saling menghormati pendapat masing-masing, termasuk dalam cara berpakaian.

Jika bisa diterima, admin menyarankan, khusus untuk datang ke pura, gunakanlah apa yang mestinya anda gunakan. Sopan dan rapi, itu kuncinya. Gunakan apa yang kalian miliki tanpa perlu memaksakan diri. Untuk pakaian yang eksotis, bisa kalian gunakan di tempat dan waktu yang berbeda. Misalnya ke acara hajatan dan perayaan.

Tulisan di atas adalah pendapat admin pribadi semata, bagaimanakah dengan Anda??

-------------------------------------------------------------

Hey Gess, Ingat juga untuk follow kita di IG ya - Virgabali Official Instagram
Join Our Newsletter