Recent Post

Saturday, February 18, 2017

919 Pelajar Tabanan terdeteksi HIV. Darurat HIV kah?

Posted by   on


Virus HIV di Tabanan sudah menjangkiti anak usia sekolah.

Dari data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA), anak usia 15 hingga 20 tahun sudah terkena virus yang akan berkembang menjadi AIDS tersebut.

Masa infeksi virus HIV sehingga akhirnya timbul gejala adalah 5-10 tahun.

Sehingga jika ada data pasien HIV rentang usia 20-29  tahun, maka bisa dikatakan kelompok usia itu telah terinfeksi pada usia 15-20 tahun atau masuk pada usia belajar.

“Mirisnya, sebagian besar tertular lewat hubungan seksual yang bisa diartikan telah terjadi hubungan seks bebas usia dini,” kata Kepala Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Tabanan, I Ketut Randem, (7/12/2016).

Data Dinas Kesehatan Tabanan per-Oktober 2016, dari total akumulasi pasien HIV 919 pasien, sebanyak 280 pasien berada pada usia 20-29 tahun dan 317 pasien pada usia 30-39 tahun.

Menurut Randem, kemajuan teknologi tanpa penggunaan yang bijak menjadi satu pemicu terjadinya hubungan seksual dini dan akhirnya berpotensi terinfeksi HIV.

Dari pengalamannya, banyak menemukan kasus anak-anak SMP bahkan ada yang SD sudah melakukan hubungan seksual.

Padahal, hubungan seksual adalah faktor penular terbanyak dalam hal menularkan virus HIV.


Data dari Dinas Kesehatan Tabanan mencatat dari total 919 kasus HIV, sebanyak  833 kasus tertular dari hubungan heteroseksual, dua kasus hubungan biseksual dan 10 kasus karena hubungan homoseksual.

Sementara faktor resiko IDU tercatat 21 kasus, Perinatal (dari ibu ke bayi) sebanyak 49 kasus dan tidak diketahui 4 kasus.

Jika melihat data di atas, tentunya cukup miris untuk dibaca. Hal ini dikarenakan Tabanan merupakan sebuah kabupaten kecil. Angka yang mencapai hampir seribu tersebut sungguh menakutkan. HIV yang nantinya menjadi AIDS bukanlah penyakit biasa yang muda ditangani. Masa inkubasi nya yang mencapai 10 tahun membuat orang cukup santai dan kurang peka terhadap penyakit ini. Tapi bagaimanakah nanti?? Penyakit ini juga bisa menular ke bayi yang sedang dikandung yang membuat rantai penyakit ini sulit untuk diputuskan.

Mari jaga diri kalian saat ini, pasangan kalian dan juga calon anak kalian nantinya. Hindari sebelum semuanya terlambat untuk ditangani.

Hey Gess, Ingat juga untuk follow kita di IG ya - Virgabali Official Instagram
Join Our Newsletter