Recent Post

Monday, February 13, 2017

Dirjen Pajak Kini Bisa Melihat Data Bank hanya Dalam Sebulan

Posted by   on


Program Tax Amnesty yang dijalankan oleh Dirjen Pajak dan Kementerian Keuangan saat ini telah berjalan beberapa waktu. Penambahan tebusan pajak jumlahnya sendiri sudah sekian ratus triliun. Tetapi ternyata ini sebenarnya masih jauh dari yang semestinya. Cukup banyak wajib banyak "besar" yang ternyata belun mendaftarkan dan menebus kewajibannya walaupun telah diberikan pengampunan.

Dirjen Pajak tentunya telah memperkirakan hal ini. Untuk memverifikasi data dan untuk membuat wajib pajak mau melaporkan kekayaan asetnya dengan jujur dan benar, maka dirjen pajak harus bisa bekerja sama dengan lembaga keuangan perbankan. Hal ini yang memunculkan hubungan lebih akrab antara dirjen pajak dan bank-bank di Indonesia yang dijembatani oleh pihak OJK sebagai pengawas.

Saat ini, dengan menggunakan aplikasi AKASIA (aplikasi usulan buka rahasia bank) milik kementerian keuangan dan aplikasi AKRAB (aplikasi buka rahasia bank) milik OJK, verifikasi data elektronik perbankan menjadi lebih cepat dan mudah. Bahkan dalam satu bulan proses ini bisa berjalan. Dulu, pembukaan data nasabah berjalan lebih lama dan berbelit hingga 6 bulan.

Tentunya proses pembukaan data ini sendiri telah ada mekanismenya. Semua tetap ada protokolnya. Karena itulah peran OJK adalah kuncinya karena data-data nasabah bank kerahasiannya di atur oleh Undang-Undang

Hey Gess, Ingat juga untuk follow kita di IG ya - Virgabali Official Instagram
Join Our Newsletter