Skip to main content

Tingkatkan Performa Android'mu dengan Cara Hebat ini (root)

Yang akan admin bahas kali ini bukanlah untuk mereka, pengguna awam android. Pengetahuan minimal yang kalian harus miliki sebelum mencoba apa yang akan admin bahas adalah :

1. Kalian paham tentang rooting.

2. Kalian wajib paham tentang cara membackup nand-droid backup (full system backup).

3. Paham dan tidak panik jika terjadi kondisi bootloop pada ponsel kalian.
4. Paham dan mengerti proses flashing full ROM android baik via flashtool ataupun custom recovery untuk berjaga-jaga di kemungkinan terburuk.

Banyak sekali cara dan tutorial untuk meningkatkan kemampuan ponsel android di berbagai forum dan internet. 

"Ini sebenarnya tidak lepas dari adanya fragmentasi pada sistem android"

Berbeda vendor, artinya kalian akan mendapatkan pengalaman android yang berbeda karena adanya proses kustomisasi dari masing-masing vendor yang terkadang membuat degradasi performa di ponsel kalian.

Kali ini yang akan kita lakukan adalah menitikberatkan pada hardware ponsel itu sendiri. Kita ketahui saat ini, ponsel dibuat dengan inovasi yang gila-gilaan. Sebut saya layar yang dibuat makin tajam (terlalu tajam bahkan) dengan ketajaman di atas 300ppi. Padahal ketajaman 300ppi sendiri sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk kenyamanan mata. 

"Lalu apakah efeknya? CPU dan GPU akan bekerja lebih berat, negatifnya tentunya akan berimbas pada kemampuan baterai dan ponsel untuk bertahan hidup"

Terkadang admin sendiri bingung, untuk apakah layar 4K ditempatkan pada sebuah ponsel yang layarnya tergolong kecil jika baterai harus ngos-ngosan jadinya.

Admin sendiri adalah tipikal pribadi yang lebih mementingkan daya tahan baterai dan performa multitasking daripada layar super tajam karena admin menggunakan ponsel sebagi sebuah alat komunikasi yang fungsional sehari-hari.

Yang akan kita lakukan adalah menurunkan resolusi layar ponsel pada titik di mana mata masih nyaman untuk melihatnya. Pada ponsel admin sendiri, resolusi layar adalah Full HD 1080p dengan ketajaman 440ppi. Bagaimana jika seandainya admin merubahnya menjadi lebih rendah? Contohnya resolusi HD 720p maka ketajaman akan turun menjadi 312ppi. Tentunya prosesor pada ponsel akan bekerja lebih ringan, baterai lebih hemat dan panas baterai pun akan berkurang. Asiknya lagi, performa game pun akan terdorong maksimal.

Aplikasi yang kalian perlukan adalah sebuah aplikasi bernama UI Tuner. Kalian bisa mendapatkannya di Google Playstore. Ada satu aplikasi lainnya yang mampu melakukan hal yang sama tetapi admin lupa namanya.  

"Satu hal yang perlu kalian ketahuin adalah, merubah resolusi ponsel tidaklah sama dengan proses merubah DPI"

Ini adalah hal yang berbeda. DPI tidak mengubah resolusi, tetapi hanya merubah perbandingan bidang yang tampil di layar. Aplikasi UI Tuner ini berjalan dengan baik di rom AOSP, vanilla android dan Cyanogenmod tetapi mungkin kurang cocok digunakan di rom yang memiliki kustomisasi tinggi seperti MIUI dari Xiaomi, FlymeOS dari Meizu, Touchwiz dari Samsung ataupun yang lainnya.

Aplikasi ini membutuhkan akses root. Mungkin pada prosesnya, beberapa pengguna akan ada yang mengalami kegagalan dan terjadi bootloop. Maka dari itu kalian wajib melakukan backup.

Di dalam aplikasi UI Tuner, setelah mengubah resolusi, kalian juga wajib melakukan perubahan DPI untuk menyesuaikan obyek-obyek yang tampil di layar.  

"Saran admin, gunakanlah DPI yang umum dibaca oleh sistem android agar tidak mengalami kendala di Playstore"

Beberapa contoh DPI umum adalah : 240, 256, 296, 312, 320, 480 dan lainnya.Untuk melakukan perubahan resolusi layar, jangan melakukan perubahan yang terlalu extreme dan jauh dari layar asli ponsel kalian.

Contoh : pengguna layar FHD ada baiknya turun menjadi HD saja. Pengguna HD bisa turun ke qHD. Pengguna layar 2K bisa turun ke FHD ataupun HD. Perubahannya tidak akan terlihat signifikan, bahkan hampir tidak terlihat berbeda terutama jika ponsel kalian memiliki luas layar di bawah 5.5".

Layar 5" ada baiknya menggunakan resolusi HD karena ketajamannya sudah mencapai 300ppi, jadi sudah lebih dari cukup. Tentunya ini adalah pilihan dari masing-masing pengguna.

Jika kalian ingin melihat perubahan yang terjadi, kalian bisa mengetes menggunakan aplikasi benchmark. Misalnya di antutu. Pada proses benchmark game, kalian akan melihat game jalan dengan lebih mulus dan FPS yang lebih tinggi dan smooth

Tetapi jangan terkecoh dengan total skor. Karena antutu menggunakan perbandingan skor dengan resolusi layar yang sebanding. Jadi skor total kalian akan turun, bukannya naik. Saran admin, lakukan dan gunakan aplikasi UI Tuner dengan bijak. Lakukan jika kalian telah cukup paham dan mengerti. Salam.

Oya yang sudah mencoba aplikasi dan tidak mengalami masalah bisa berkomentar di kolom komentar untuk membantu pengguna lainnya. Trims

==================================================

Popular Post

Review Head Unit Murah Meriah, Nakamichi Na3101i Deckless!

Halo pembaca setia Virgabali.com! Apa kabar kalian di tengah pandemi Covid-19 ini? Masih baik-baik saja bukan?  Kali ini admin akan memberikan review tentang sebuah produk keluaran Nakamichi yaitu sebuah head unit dengan seri Na3101i. Untuk kalian yang saat ini sedang mencari head unit untuk mobil kalian mungkin bisa meluangkan waktu untuk membaca artikel yang admin tulis ini. Nakamichi Na3101i merupakan sebuah HU yang harganya murah meriah. Bagaimana tidak? Harganya saat ini hanya berkisar 500 hingga 600 ribuan saja. Lalu apa sajakah fitur yang diberikan di HU ini? Mari kita bahas satu demi satu. 1. DESIGN DECKLESS. Na3101i merupakan sebuah head unit double din dengan design bersih dan clean yang sering disebut deckless. HU ini tidak memiliki DVD/CD player sehingga pada sisi depan hanya ada layar 7 inchi dengan tombol volume pada sisi kiri dan tombol power beserta mute. 2. AUTO LINK Di sisi belakang HU ini terdapat dua buah kabel USB, yg hitam bisa kalian gunak

Full Review Axioo Mybook 14

Beberapa waktu admin sempat membuat sebuah review tentang salah satu notebook atau laptop yang masuk dalam kategori entri level bernama Axioo Mybook. Kali ini admin telah mencoba langsung salah satu variannya yaitu versi layar 14". Penasaran dengan reviewnya? Check this out!! Axioo Mybook 14 adalah sebuah notebook yang memiliki ukuran ergonomis. Dengan layar seluas 14" dan resolusi 1366 x 768, tentunya secara visual tidak ada kendala untuk pengguna. Teknologi panel yang digunakan juga sudah IPS. Layarnya sendiri cukup nyaman digunakan. Dilihat dari sisi bodinya, notebook ini sangat tipis. Hal ini bisa dicapai karena Axioo Mybook 14 tidak dilengkapi dengan DVD-Rom. Ya memang mayoritas notebook terbaru sudah mulai meninggalkan drive DVD. Selain itu, Axioo Mybook tidak menggunakan kipas pendingin tetapi menggunakan alternatif bernama heatsink yang melepas panas pada arah tertentu. Hal ini di sisi lain membuat notebook ini menjadi anti bising alias tidak mengeluarkan suara

Mengenal Ponsel - Perbedaan eMMc dan UFS

Untuk kamu pecinta gadget atau smartphone, kali ini admin akan berbagi informasi tentang emmc dan UFS. Sebelum membeli sebuah ponsel, tentunya kalian biasanya mencari ponsel dengan spesifikasi terbaik di kelasnya. Walaupun mencari harga yang murah dan menyesuaikan dengan isi kantong, spesifikasi ini tentunya sangat perlu untuk dijadikan acuan agar tidak membeli ponsel dengan harga yang kemahalan (tidak sesuai antara harga dan speknya). Di salam sebuah ponsel terdapat sebuah memory yang digunakan untuk menyimpan data sistem dan pengguna. Tempat penyimpanan ini sering disebut dengan memori internal. Nah memori ini pada umumnya menggunakan jenis emmc dan ufs. Emmc sering digunakan pada ponsel dengan harga seri bawah. Ponsel dengan memori emmc biasanya ditujukan untuk budget phone. Memori jenis ini bisa dikatakan memiliki kecepatan dan daya tahan standar. Berbeda dengan saudaranya yang bernama UFS. UFS biasanya digunakan pada ponsel menengah ke atas. Pada dunia PC/laptop/komput