Skip to main content

Cara Membuat Xiaomi Redmi 3X & Redmk 3s Jalan Ngebut dan Tidak Lola


Redmi 3X merupakan salah satu varian dari produk Xiaomi Redmi 3. Saat ini harganya sendiri berada di kisaran 1.6 juta hingga 1.8 juta di toko-toko online. Murah? Bisa dikatakan begitu. Hal ini karena dengan harga itu, kalian telah mendapatkan sebuah ponsel dengan memory internal 32GB, ram 2GB, kamera 13 Mpx, Prosesor Snapdragon 430, dan baterai jumbo 4.100 mAh. Oya satu lagi, ponsel ini telah menggunakan Android 6 Marshmallow.

Adakah kekurangan dari ponsel Redmi 3X ini?? Tentunya ada. Kekurangan ini, yang sering dikeluhkan oleh pengguna awam bahwa lama kelamaan ponsel ini akan bertambah lambat/lola. Kebetulan admin juga berkesempatan untuk mencoba ponsel ini saat dalam kondisi lolanya. Setelah ditelusuri, ternyata penyebabnya ada pada sistem operasi yang digunakan.

Produk-produk Xiaomi menggunakan sistem operasi android yang berbeda yang sering disebut MIUI. Sistem buatan Xiaomi ini memang tampil berbeda dengan android original Google. Tema-tema unyu bisa dikatakan banyak jumlahnya. Dari sisi kustomisasi, tentunya ini adalah hal yang menarik. Tapi bagaimana dari sisi performa?? MIUI menggunakan cukup banyak framework baru yang berjalan di atas sistem operasi Android. Data-data sampah yang dihasilkan juga cukup cepat menguras memori ponsel. Hal inilah yang membuat semakin lama, MIUI menjadi terasa makin berat. Belum lagi karena sistem pengolah memory ramnya sangat ketat.

Lalu Apakah Yang Bisa Kita Lakukan??

Hal yang admin coba lakukan adalah berusaha mengembalikan ponsel ini ke asalnya yaitu Android Google. Android dari Google terkenal memiliki performa maksimal dan berjalan ringan. Perhitungan admin, logikanya prosesor dari Redmi 3X seharusnya tidak kewalahan menjalankan android dan tidak perlu hingga merasakan yang namanya "lola" dan "seret".

Sayangnya proses penggantian sisten operasi dari Xiaomi MIUI ke Google Android tidak bisa dilakukan oleh pengguna umum. Jika kalian ingin melakukannya, kalian harus bergabung di komunitas-komunitas Android, membaca, mempelajarinya, memahami dan mempraktekkannya.

Untuk kalian yang ingin melakukannya, admin akan memberikan sedikit penjelasan tentang beberapa tahapannya yaitu :


1. Proses Root : proses root merupakan sebuah proses membuka kunci sistem android ke level terbawah. Proses root tidak berbahaya bagi yang memahaminya, tapi akan menjadi bencana untuk pengguna biasa. Proses root ini diperlukan agar kalian bisa membackup data-data aplikasi menggunakan aplikasi Titanium Backup.

2. Buka Kunci Bootloader/Unlock/UBL : membuka kunci bootloader bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa menggunakan cara tidak resmi dengan membypass sistem (cara cepat) atau cara resmi dengan meminta kode unlock di Xiaomi (perlu proses beberapa hari).

3. Melakukan Flash TWRP : setelah Bootloader dibuka, maka kalian harus memasang sistem recovery baru bernama TWRP. Proses ini dilakukan dengan metode Fastboot.

4. Melakukan Flash Android Google : Setelah TWRP terpasang, maka kalian bisa menggunakan android lain selain Xiaomi MIUI. File rom Android ini bisa kalian dapatkan di forum komunitas Developer Android. Proses pemasangan/flashing menggunakan metode TWRP.

5. Restorasi Data : setelah ponsel hidup dan menggunakan Android dari Google, maka langkah selanjutnya adalah mengembalikan data-data dari sistem lama terutama data aplikasi. Misalnya aja data chat di bbm/whatsapp yang mungkin tergolong penting. Restorasi data bisa dilakukan dengan aplikasi Titanium Backup.

Nah langkah-langkah di atas merupakan jalan yang kalian harus tempuh untuk membuat Redmi 3X berlari kencang tanpa hambatan. Setelah Redmi 3X menggunakan Android dari Google, admin berani memastikan bahwa ponsel ini akan berjalan tanpa hambatan dan tidak akan lola/lambat.

Lalu mengapa admin tidak menjabarkan cara rincinya. Hal ini dikarenakan cara tersebut telah banyak diposting di forum-forum developer android secara lebih terperinci. Alasannya lainnya, karena hal tersebut bukan konsumsi pembaca umum yang tidak memahami dunia pengembangan android.

Comments

Popular Post

Review Head Unit Murah Meriah, Nakamichi Na3101i Deckless!

Halo pembaca setia Virgabali.com! Apa kabar kalian di tengah pandemi Covid-19 ini? Masih baik-baik saja bukan?  Kali ini admin akan memberikan review tentang sebuah produk keluaran Nakamichi yaitu sebuah head unit dengan seri Na3101i. Untuk kalian yang saat ini sedang mencari head unit untuk mobil kalian mungkin bisa meluangkan waktu untuk membaca artikel yang admin tulis ini. Nakamichi Na3101i merupakan sebuah HU yang harganya murah meriah. Bagaimana tidak? Harganya saat ini hanya berkisar 500 hingga 600 ribuan saja. Lalu apa sajakah fitur yang diberikan di HU ini? Mari kita bahas satu demi satu. 1. DESIGN DECKLESS. Na3101i merupakan sebuah head unit double din dengan design bersih dan clean yang sering disebut deckless. HU ini tidak memiliki DVD/CD player sehingga pada sisi depan hanya ada layar 7 inchi dengan tombol volume pada sisi kiri dan tombol power beserta mute. 2. AUTO LINK Di sisi belakang HU ini terdapat dua buah kabel USB, yg hitam bisa kalian gunak

Full Review Axioo Mybook 14

Beberapa waktu admin sempat membuat sebuah review tentang salah satu notebook atau laptop yang masuk dalam kategori entri level bernama Axioo Mybook. Kali ini admin telah mencoba langsung salah satu variannya yaitu versi layar 14". Penasaran dengan reviewnya? Check this out!! Axioo Mybook 14 adalah sebuah notebook yang memiliki ukuran ergonomis. Dengan layar seluas 14" dan resolusi 1366 x 768, tentunya secara visual tidak ada kendala untuk pengguna. Teknologi panel yang digunakan juga sudah IPS. Layarnya sendiri cukup nyaman digunakan. Dilihat dari sisi bodinya, notebook ini sangat tipis. Hal ini bisa dicapai karena Axioo Mybook 14 tidak dilengkapi dengan DVD-Rom. Ya memang mayoritas notebook terbaru sudah mulai meninggalkan drive DVD. Selain itu, Axioo Mybook tidak menggunakan kipas pendingin tetapi menggunakan alternatif bernama heatsink yang melepas panas pada arah tertentu. Hal ini di sisi lain membuat notebook ini menjadi anti bising alias tidak mengeluarkan suara

Mengenal Ponsel - Perbedaan eMMc dan UFS

Untuk kamu pecinta gadget atau smartphone, kali ini admin akan berbagi informasi tentang emmc dan UFS. Sebelum membeli sebuah ponsel, tentunya kalian biasanya mencari ponsel dengan spesifikasi terbaik di kelasnya. Walaupun mencari harga yang murah dan menyesuaikan dengan isi kantong, spesifikasi ini tentunya sangat perlu untuk dijadikan acuan agar tidak membeli ponsel dengan harga yang kemahalan (tidak sesuai antara harga dan speknya). Di salam sebuah ponsel terdapat sebuah memory yang digunakan untuk menyimpan data sistem dan pengguna. Tempat penyimpanan ini sering disebut dengan memori internal. Nah memori ini pada umumnya menggunakan jenis emmc dan ufs. Emmc sering digunakan pada ponsel dengan harga seri bawah. Ponsel dengan memori emmc biasanya ditujukan untuk budget phone. Memori jenis ini bisa dikatakan memiliki kecepatan dan daya tahan standar. Berbeda dengan saudaranya yang bernama UFS. UFS biasanya digunakan pada ponsel menengah ke atas. Pada dunia PC/laptop/komput