Skip to main content

Mengapa Ponsel sekarang banyak tidak menggunakan Kartu Memori??


Apakah kalian adalah salah satu pengguna ponsel yang memiliki pertanyaan seperti di atas? Ponsel-ponsel mahal atau yang dianggap memiliki performa tinggi saat ini sudah mulai meninggalkan fitur memori eksternal atau sdcard. Kita lihat saja seperti Apple iPhone dan beberapa produk android seri atas. Tentunya hal ini dilakukan oleh vendor ponsel bukannya tanpa alasan. Mari kita kupas tuntas ya gess ..

1. LEBIH HEMAT DAYA.

Slot memori eksternal tentunya membutuhkan daya baterai saat mengaksesnya. Rata-rata ponsel membutuhkan daya sebesar 0.2 mAh untuk melakukannya. Apalagi jika kita melakukan operasi dalam jumlah besar dan lama. Selain itu, dalam keadaan diam pun ternyata slot ekternal tetap menyedot daya ponsel.

2. PERFORMA LEBIH CEPAT.

Penggunaan slot memori ekternal membuat pengalaman yang berbeda-berbeda terhadap banyak pengguna ponsel. Hal ini disebabkan tidak semua pengguna menggunakan kualitas sdcard yang baik. Pada umumnya untuk mendapatkan hasil yang baik, minimum kalian harus menggunakan kartu memori dengan standar class 10 bahkan lebih. Bahkan admin biasanya lebih suka menggunakan memori dengan standar UHS-II saat ini. Selain itu, kecepatan kartu memori jauh lebih lambat jika dibandingkan kecepatan memori internal ponsel saat ini.

Beberapa ponsel bahkan memiliki memori internal dengan kecepatan lebih dari 100x kecepatan kartu memori eksternal. Hal ini membuat vendor ponsel dengan mudah bisa memberikan pengalaman terbaik yang sama untuk setiap pengguna ponsel mereka. Akses data menjadi jauh lebih cepat dan stabil.

3. MEMORI INTERNAL SAAT INI SUDAH BERUKURAN CUKUP BESAR.


Dengan kemajuan teknologi, ukuran memori internal ponsel saat ini sudah tidak bisa dikatakan kecil lagi. Rata-rata ponsel saat ini memiliki memori di kisaran 16GB, bahkan beberapa waktu ke depan standarnya akan diubah menjadi 32GB. Belum lagi kita lihat beberapa bahkan sudah dipersenjatai memori berukuran super besar yaitu 256GB. Dengan performa yang lebih stabil, memori eksternal tidak lagi dibutuhkan sebagai pilihan.

4. ADANYA PENYIMPANAN CLOUD

Walaupun belum begitu populer di Indonesia, tetapi arahnya sudah mulai terlihat. Seperti penggunaan aplikasi musik streaming layaknya Joox, Spotify, Apple Music dan lain-lain merupakan arah baru penyimpanan data digital. Selain hemat memori, penggunaan musik dan video streaming ini lebih terup-to-date dan berkualitas karena merupakan karya original. Bukan lagi produk bajakan yang biasanya digunakan di Indonesia. Tentunya ini tidak lepas dari adanya penetrasi jaringan 4G LTE yang sangat membantu.

5. DESIGN LEBIH MENARIK.

Hilangnya slot atau komponen memori eksternal akan memudahkan vendor untuk membuat design ponsel yang lebih minimalis dan cantik tentunya. Selain itu, hal ini juga akan mengurangi adanya "lubang" pada bodi ponsel sehingga bisa mengurangi kemungkinan masuknya debu atau cairan ke bagian mesin ponsel kita tercinta.

-------------------------------------

Comments

Popular Post

Review Head Unit Murah Meriah, Nakamichi Na3101i Deckless!

Halo pembaca setia Virgabali.com! Apa kabar kalian di tengah pandemi Covid-19 ini? Masih baik-baik saja bukan?  Kali ini admin akan memberikan review tentang sebuah produk keluaran Nakamichi yaitu sebuah head unit dengan seri Na3101i. Untuk kalian yang saat ini sedang mencari head unit untuk mobil kalian mungkin bisa meluangkan waktu untuk membaca artikel yang admin tulis ini. Nakamichi Na3101i merupakan sebuah HU yang harganya murah meriah. Bagaimana tidak? Harganya saat ini hanya berkisar 500 hingga 600 ribuan saja. Lalu apa sajakah fitur yang diberikan di HU ini? Mari kita bahas satu demi satu. 1. DESIGN DECKLESS. Na3101i merupakan sebuah head unit double din dengan design bersih dan clean yang sering disebut deckless. HU ini tidak memiliki DVD/CD player sehingga pada sisi depan hanya ada layar 7 inchi dengan tombol volume pada sisi kiri dan tombol power beserta mute. 2. AUTO LINK Di sisi belakang HU ini terdapat dua buah kabel USB, yg hitam bisa kalian gunak

Full Review Axioo Mybook 14

Beberapa waktu admin sempat membuat sebuah review tentang salah satu notebook atau laptop yang masuk dalam kategori entri level bernama Axioo Mybook. Kali ini admin telah mencoba langsung salah satu variannya yaitu versi layar 14". Penasaran dengan reviewnya? Check this out!! Axioo Mybook 14 adalah sebuah notebook yang memiliki ukuran ergonomis. Dengan layar seluas 14" dan resolusi 1366 x 768, tentunya secara visual tidak ada kendala untuk pengguna. Teknologi panel yang digunakan juga sudah IPS. Layarnya sendiri cukup nyaman digunakan. Dilihat dari sisi bodinya, notebook ini sangat tipis. Hal ini bisa dicapai karena Axioo Mybook 14 tidak dilengkapi dengan DVD-Rom. Ya memang mayoritas notebook terbaru sudah mulai meninggalkan drive DVD. Selain itu, Axioo Mybook tidak menggunakan kipas pendingin tetapi menggunakan alternatif bernama heatsink yang melepas panas pada arah tertentu. Hal ini di sisi lain membuat notebook ini menjadi anti bising alias tidak mengeluarkan suara

Mengenal Ponsel - Perbedaan eMMc dan UFS

Untuk kamu pecinta gadget atau smartphone, kali ini admin akan berbagi informasi tentang emmc dan UFS. Sebelum membeli sebuah ponsel, tentunya kalian biasanya mencari ponsel dengan spesifikasi terbaik di kelasnya. Walaupun mencari harga yang murah dan menyesuaikan dengan isi kantong, spesifikasi ini tentunya sangat perlu untuk dijadikan acuan agar tidak membeli ponsel dengan harga yang kemahalan (tidak sesuai antara harga dan speknya). Di salam sebuah ponsel terdapat sebuah memory yang digunakan untuk menyimpan data sistem dan pengguna. Tempat penyimpanan ini sering disebut dengan memori internal. Nah memori ini pada umumnya menggunakan jenis emmc dan ufs. Emmc sering digunakan pada ponsel dengan harga seri bawah. Ponsel dengan memori emmc biasanya ditujukan untuk budget phone. Memori jenis ini bisa dikatakan memiliki kecepatan dan daya tahan standar. Berbeda dengan saudaranya yang bernama UFS. UFS biasanya digunakan pada ponsel menengah ke atas. Pada dunia PC/laptop/komput