Skip to main content

Selamat Datang Android Q



Halo pecinta ponsel android, kali ini saya akan membahas versi terbaru dari sistem operasi android. Tidak terasa android kini telah mencapai versi 10, yang saat ini masih disebut dengan android Q. Walaupun belum final diluncurkan, tetapi beberapa pengguna ponsel flagship sudah bisa mencicipi versi betanya, alias versi percobaan. Lalu bagaimanakah kesan menggunakan Android Q ini?

Perubahan paling kentara yang saya rasakan adalah pada grafis yang semakin halus, smooth dan konsisten. Hal ini tentunya sangat berpengaruh kepada pengalaman pengguna atau yang sering di sebut UX (user experience). Transisi dari menu ke menu, aplikasi ke aplikasi terasa sangat halus. Walaupun pada versi android 9 (pie) hal ini juga terjadi, tetapi pada versi Pie masih terasa belum konsisten. Pada beberapa situasi terasa masih ada jeda atw lag kecil yang mungkin bagi sebagian besar tidak dirasakan. Tapi pada android Q ini, terasa sangat konsisten. Nyaman benar benar nyaman. Apalagi ini belum versi final dan masih ada ruang untuk peningkatan. Tetapi hal ini saya rasakan pada android murni, bukan pada android versi custom seperti MIUI milik Xiaomi, Touchwiz/One UI milik Samsung, Color OS milik Oppo dan lain-lain. Perbedaan hasil bisa terjadi karena beberapa vendor tersebut akan menambahkan layer dan framework di atas Android aslinya.



Pada tampilan beberapa aplikasi sistem juga terjadi perubahan. Salah satunya adalah aplikasi file manager bawaan sistem. Pada android sebelumnya, aplikasi tidak terlalu diperhatikan sisi tampilannya walaupun secara fungsi, tidak ada masalah. Kali ini Android Q membuat tampilan file manager menjadi lebih cantik dan menarik. Saya pribadi cukup nyaman dengan tampilan. Sayangnya Google tidak menggunakan aplikasi file manager milik mereka yang ada di Play Store yang memiliki fitur lebih lengkap seperti cleaner.


Perubahan cukup signifikan juga terjadi pada fitur privasi. Akses aplikasi kali ini lebih diperhatikan dan terjadi beberapa perubahan kecil seperti akses lokasi. 

Tampilan juga sedikit berubah pada fitur akses-akses tersebut.


Di sisi lain, fitur gesture yang sebelumnya terjadi banyak perubahan dan percobaan, kali ini telah konsisten ada pada Android Q. Pengguna juga diberikan keleluasaan untuk menggunakan mode gesture yang mereka sukai. Saya pribadi sangat menyukai mode full gesture tanpa navigasi bar.

Perubahan lain yang sangat ditunggu-tunggu untuk pemilik ponsel dengan layar amoled tentunya adalah tampilan hitam/gelap secara natif pada android Q. Hal ini sebenarnya tidak akan terlalu berpengaruh pada layar IPS (sebagian besar ponsel menggunakan layar ini). Tapi untuk mereka yang menggunakan layar tipe Oled, munculnya UI gelap akan membuat ponsel menjadi lebih hemat daya. Menarik bukan?

Untuk Google Pixel 2 sendiri, terjadi perubahan pada sisi kualitas audio yang lebik baik untuk output stereo speakernya. Lebih maknyoss lah.

Nah beberapa hal di atas adalah perubahan-perubahan dan fitur baru yang ada di Android Q yang bisa dikatakan paling berpengaruh terhadap pengguna umum secara langsung. Sayangnya, sebagian besar vendor biasanya hanya memberikan update cuma ke beberapa ponsel mereka.

Comments

Popular Post

Full Review Axioo Mybook 14

Beberapa waktu admin sempat membuat sebuah review tentang salah satu notebook atau laptop yang masuk dalam kategori entri level bernama Axioo Mybook. Kali ini admin telah mencoba langsung salah satu variannya yaitu versi layar 14". Penasaran dengan reviewnya? Check this out!! Axioo Mybook 14 adalah sebuah notebook yang memiliki ukuran ergonomis. Dengan layar seluas 14" dan resolusi 1366 x 768, tentunya secara visual tidak ada kendala untuk pengguna. Teknologi panel yang digunakan juga sudah IPS. Layarnya sendiri cukup nyaman digunakan. Dilihat dari sisi bodinya, notebook ini sangat tipis. Hal ini bisa dicapai karena Axioo Mybook 14 tidak dilengkapi dengan DVD-Rom. Ya memang mayoritas notebook terbaru sudah mulai meninggalkan drive DVD. Selain itu, Axioo Mybook tidak menggunakan kipas pendingin tetapi menggunakan alternatif bernama heatsink yang melepas panas pada arah tertentu. Hal ini di sisi lain membuat notebook ini menjadi anti bising alias tidak mengeluarkan suara

Review Head Unit Murah Meriah, Nakamichi Na3101i Deckless!

Halo pembaca setia Virgabali.com! Apa kabar kalian di tengah pandemi Covid-19 ini? Masih baik-baik saja bukan?  Kali ini admin akan memberikan review tentang sebuah produk keluaran Nakamichi yaitu sebuah head unit dengan seri Na3101i. Untuk kalian yang saat ini sedang mencari head unit untuk mobil kalian mungkin bisa meluangkan waktu untuk membaca artikel yang admin tulis ini. Nakamichi Na3101i merupakan sebuah HU yang harganya murah meriah. Bagaimana tidak? Harganya saat ini hanya berkisar 500 hingga 600 ribuan saja. Lalu apa sajakah fitur yang diberikan di HU ini? Mari kita bahas satu demi satu. 1. DESIGN DECKLESS. Na3101i merupakan sebuah head unit double din dengan design bersih dan clean yang sering disebut deckless. HU ini tidak memiliki DVD/CD player sehingga pada sisi depan hanya ada layar 7 inchi dengan tombol volume pada sisi kiri dan tombol power beserta mute. 2. AUTO LINK Di sisi belakang HU ini terdapat dua buah kabel USB, yg hitam bisa kalian gunak

Mengenal Ponsel - Perbedaan eMMc dan UFS

Untuk kamu pecinta gadget atau smartphone, kali ini admin akan berbagi informasi tentang emmc dan UFS. Sebelum membeli sebuah ponsel, tentunya kalian biasanya mencari ponsel dengan spesifikasi terbaik di kelasnya. Walaupun mencari harga yang murah dan menyesuaikan dengan isi kantong, spesifikasi ini tentunya sangat perlu untuk dijadikan acuan agar tidak membeli ponsel dengan harga yang kemahalan (tidak sesuai antara harga dan speknya). Di salam sebuah ponsel terdapat sebuah memory yang digunakan untuk menyimpan data sistem dan pengguna. Tempat penyimpanan ini sering disebut dengan memori internal. Nah memori ini pada umumnya menggunakan jenis emmc dan ufs. Emmc sering digunakan pada ponsel dengan harga seri bawah. Ponsel dengan memori emmc biasanya ditujukan untuk budget phone. Memori jenis ini bisa dikatakan memiliki kecepatan dan daya tahan standar. Berbeda dengan saudaranya yang bernama UFS. UFS biasanya digunakan pada ponsel menengah ke atas. Pada dunia PC/laptop/komput