Skip to main content

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kabel Audio Converter di Ponsel Mahal/Flagship



Saat ini mulai kita lihat beberapa ponsel terbaru tidak lagi memiliki colokan headset (audio jack). Hal ini sendiri dilakukan oleh vendor ponsel agar ponselnya bisa lebih tipis dan memiliki design lebih menarik. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk mengurangi adanya lubang sehingga fitur kedap air pada sebuah ponsel bisa lebih dimaksimalkan.

Beberapa ponsel yang tidak memiliki audio jack biasanya menggunakan port USB-C untuk koneksi daya baterai dan datanya. Hal ini dilakukan karena jenis port terbaru ini memiliki beberapa kelebihan dibanding port model lama seperti MicroUSB.

Tetapi yang harus kalian ketahui adalah tidak semua kabel audio converter USB-C bisa digunakan di ponsel yang lain. Mengapa? Karena pada ponsel-ponsel mahal dan flagship seperti Google Pixel, Iphone, Samsung Galaxy S8 ke atas dan Note terbaru serta beberapa ponsel lainnya memiliki syarat khusus pada fitur audionya yaitu harus adanya DAC pada kabel tersebut.



Apakah itu DAC? DAC merupakan singkatan dari Digital Audio Converter. DAC merupakan sebuah chip yang bertugas mengubah sinyal digital audio ke audio analog. Nah mengapa ponsel flagship tidak memiliki dac bawaan di dalam mesin ponsel mereka? Jawabannya adalah karena vendor ponsel menginginkan pengguna ponsel flagship mendapatkan kualitas audio semaksimalkan mungkin. Nah untuk kalian yang benar-benar penikmat audio bisa menggunakan kabel dac berkualitas tinggi.

Pada keluaran audio ada yang dinamakan kualitas 16bit dan 24bit, begitu juga dengan frekuensi supportnya ada yang di 44khz, ada juga yg mampu hingga 48khz. Tentunya jika kalian ingin mendapatkan kualitas 24bit biasanya harganya lebih mahal jika dibandingkan kualitas suara 16bit. Pilihan sendiri ada di tangan kalian. Itu lah kelebihan adanya DAC di dalam kabel audio USB-C Converter.

Comments

Popular Post

Review Head Unit Murah Meriah, Nakamichi Na3101i Deckless!

Halo pembaca setia Virgabali.com! Apa kabar kalian di tengah pandemi Covid-19 ini? Masih baik-baik saja bukan?  Kali ini admin akan memberikan review tentang sebuah produk keluaran Nakamichi yaitu sebuah head unit dengan seri Na3101i. Untuk kalian yang saat ini sedang mencari head unit untuk mobil kalian mungkin bisa meluangkan waktu untuk membaca artikel yang admin tulis ini. Nakamichi Na3101i merupakan sebuah HU yang harganya murah meriah. Bagaimana tidak? Harganya saat ini hanya berkisar 500 hingga 600 ribuan saja. Lalu apa sajakah fitur yang diberikan di HU ini? Mari kita bahas satu demi satu. 1. DESIGN DECKLESS. Na3101i merupakan sebuah head unit double din dengan design bersih dan clean yang sering disebut deckless. HU ini tidak memiliki DVD/CD player sehingga pada sisi depan hanya ada layar 7 inchi dengan tombol volume pada sisi kiri dan tombol power beserta mute. 2. AUTO LINK Di sisi belakang HU ini terdapat dua buah kabel USB, yg hitam bisa kalian gunak

Full Review Axioo Mybook 14

Beberapa waktu admin sempat membuat sebuah review tentang salah satu notebook atau laptop yang masuk dalam kategori entri level bernama Axioo Mybook. Kali ini admin telah mencoba langsung salah satu variannya yaitu versi layar 14". Penasaran dengan reviewnya? Check this out!! Axioo Mybook 14 adalah sebuah notebook yang memiliki ukuran ergonomis. Dengan layar seluas 14" dan resolusi 1366 x 768, tentunya secara visual tidak ada kendala untuk pengguna. Teknologi panel yang digunakan juga sudah IPS. Layarnya sendiri cukup nyaman digunakan. Dilihat dari sisi bodinya, notebook ini sangat tipis. Hal ini bisa dicapai karena Axioo Mybook 14 tidak dilengkapi dengan DVD-Rom. Ya memang mayoritas notebook terbaru sudah mulai meninggalkan drive DVD. Selain itu, Axioo Mybook tidak menggunakan kipas pendingin tetapi menggunakan alternatif bernama heatsink yang melepas panas pada arah tertentu. Hal ini di sisi lain membuat notebook ini menjadi anti bising alias tidak mengeluarkan suara

Mengenal Ponsel - Perbedaan eMMc dan UFS

Untuk kamu pecinta gadget atau smartphone, kali ini admin akan berbagi informasi tentang emmc dan UFS. Sebelum membeli sebuah ponsel, tentunya kalian biasanya mencari ponsel dengan spesifikasi terbaik di kelasnya. Walaupun mencari harga yang murah dan menyesuaikan dengan isi kantong, spesifikasi ini tentunya sangat perlu untuk dijadikan acuan agar tidak membeli ponsel dengan harga yang kemahalan (tidak sesuai antara harga dan speknya). Di salam sebuah ponsel terdapat sebuah memory yang digunakan untuk menyimpan data sistem dan pengguna. Tempat penyimpanan ini sering disebut dengan memori internal. Nah memori ini pada umumnya menggunakan jenis emmc dan ufs. Emmc sering digunakan pada ponsel dengan harga seri bawah. Ponsel dengan memori emmc biasanya ditujukan untuk budget phone. Memori jenis ini bisa dikatakan memiliki kecepatan dan daya tahan standar. Berbeda dengan saudaranya yang bernama UFS. UFS biasanya digunakan pada ponsel menengah ke atas. Pada dunia PC/laptop/komput