Cara Memilih Audio yang Tepat untuk di Dalam Kamar


Tahun 2020 bisa dikatakan tahun dengan kemajuan yang cukup pesat untuk perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi ini memberikan perubahan positif terhadap persaingan produsen dan tentunya membuat harga semakin kompetitif. Untuk kalian penikmat audio, tentunya ini juga merupakan kabar baik. Banyak dari kita ingin memiliki audio berkualitas baik itu untuk di dalam kamar ataupun di ruang keluarga.

Hal ini tentunya akan berimbas kepada kenyamanan kita dalam menghabiskan waktu di rumah. Rumah yang baik akan memberikan suasana hati yang baik pula. Banyak dari kita menganggap audio merupakan hobi mahal padahal sebenarnya tidak. Ini karena tidak semua orang memiliki kualitas telinga dan kepuasan yang sama. Lalu bagaimanakah rahasianya memilih audio yang tepat untuk kebutuhan kita tanpa membuang uang dengan mubazir?

1. Jangan Terjebak Iklan dan Gengsi.

Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Kalian tidak boleh terjebak dengan iklan produsen yang mengatakan misalnya speaker mereka memiliki power dan audio gahar. Pertanyaannya jika kalian hanya menggunakannya di dalam kamar, seberapa keras si suara speaker yang bisa kalian gunakan? karena jika terlalu keras tentunya akan merusak kenikmatan audio itu sendiri. Jadi jika power sepaker itu misalnya 100, sedangkan kebutuhan kalian adalah 10, maka kalian membuang uang sejumlah 60 hingga 70 untuk membayar fitur yang tidak perlu.

2. Tentukan Lokasi Speaker.

Jenis audio dibuat oleh produsen dengan berbagai spesifikasi dan dibuat untuk berbagai fungsi. Dengan harga menengah ke bawah kalian tidak akan menemukan speaker yang sempurna. Karena itu kalian harus menentukan dulu akan diletakkan dimana speaker tersebut. Lebar ruangan juga sangat menentukan. Tidak usah membeli speaker yang besar jika ruangan kalian kecil. Selain tidak maksimal juga kurang fungsional. Jika kalian ingin menggunakannya di dalam kamar kecil dan menengah, pilihlah speaker yang jernih dan detail suaranya dibandingkan speaker dengan power besar tetapi kualitas kejernihannya harus dikorbankan. Biasanya ruangan kamar membutuhkan speaker yang memiliki stagging dan spatial stereo yang baik. Jika kalian penikmat bass, pilihlah speaker dengan bass yang agak lembut karena jika terlalu keras akan membuat sakit kepala dalam jangka waktu lama jika di dalam ruangan.
contoh speaker 2.1 channel
3. Tentukan Fungsi Speaker.

Sebelum membeli speaker, tentukanlah fungsinya. Walaupun di dalam kamar, kalian juga harus menentukan fungsinya. Jika kalian lebih banyak menggunakannya untuk fungsi musikal seperti mendengerkan musik dan berkaraoke kalian bisa memilih speaker stereo 2.0. Tetapi jika kalian lebih banyak menggunakannya untuk fungsi menonton film dan ingin mendapatkan efek sinema yang lebih baik, admin sarankan kalian memilih speaker 2.1 channel atau lebih. Keduanya bisa digunakan baik untuk film atau musik tetapi ada perbedaan signikan untuk kalian yang menggunakannya untuk mencari sisi fungsi dan kualitas. Untuk penggunaan di dalam kamar, speaker 2.1 channel sudah cukup memberikan efek bioskop yang baik dan menggelegar. Kelemahannya adalah speaker 2.1 channel biasanya memiliki power yang lebih rendah daripada stereo biasa yang sekelasnya. Tapi powernya masih sangat cukup karena kalian hanya menggunakannya di dalam kamar saja.

4. Fitur Lebih.

Sebelum membeli sebuah speaker atau perangkat audio, pastikan beberapa fitur tambahan yang kalian inginkan misalnya saja fitur bluetooth ataupun karaoke. Jika kalian tidak menggunakan fitur tersebut juga tidak salah karena tidak semua orang membutuhkannya. Fitur tentunya akan berkorelasi dengan harga.

Nah itulah tips dari admin dalam memilih speaker atau audio yang tepat untuk digunakan di dalam kamar. Admin sendiri untuk penggunaan pribadi di dalam kamar lebih menyukai speaker 2.1 channel dengan detail jernih dan subbass yang lembut. Biasanya speaker jenis ini sudah bisa kita dapatkan di rentang harga 600ribu hingga 1 juta.

Comments