Skip to main content

Tahukah Kalian Tentang apa itu HTPC??


Nama HT-PC bisa dikatakan tidak cukup booming di Indonesia. Admin sendiri sebenarnya belum lama ini mendengar istilah HTPC. Awalnya, admin sedang browsing di Tokopedia dan melihat sebuah Slim PC kecil dengan harga murah. Dalam imaginasi admin, admin ingin membuat sebuah perangkat multimedia tetapi tidak lola di TV kamar admin. 

Awal masalahnya sendiri karena TV LED milik admin saat dipasangkan dengan SSD ekternal yang berisikan ratusan film di dalamnya, ternyata agak lola saat melakukan preview film. Di situ admin berfikir untuk menambahkan komputer kecil di TV untuk memainkan film-film koleksi yang admin miliki.

Nah singkat cerita, admin ingin komputer tersebut hidup dengan cepat tidak seperti saat kita menghidupkan komputer/laptop windows. Setelah bertanya dengan mbah Google, akhirnya admin mendapatkan ternyata ada sistem operasi yang dibuat khusus untuk komputer multimedia. Nah di sinilah amin mengenal istilah HTPC atau Home Theatre Personal Computer. Sering juga disebut Multi Media Center.

HTPC biasanya dibangun dengan komputer mini/slim dengan OS ringan yang hanya memiliki fitur multimedia. Jadi didalamnya tidak ada fitur aplikasi office dan lain-lain. Jaman sekarang ini sebenarnya sudah dibuat perangkat serupa bernama TV BOX (android tv box). Sayangnya tv box berharga murah tidak lah sesuai dengan ekspektasi admin. Sedangkan yang berharga mahal, performanya juga tidak semenarik spesifikasinya. Belum lagi sistem operasinya tentunya tidak bisa dibuat sesuai keinginan kita.

Bermodal keinginan membuat media center yang ciamik (hitung-hitung investasi), daripada membuat setengah-setengah, admin memilih untuk membangun sebuah media center berbasis komputer dengan dipadukan multimedia OS. Spesifikasinya sendiri tidak perlu tinggi. CPU intel atom atau celeron pun cukup karena hanya digunakan untuk memutar film, musik dan beberapa hal multimedia lainnya. Penyimpannya sendiri menggunakan SSD sehingga dari sisi performa tentu tidak perlu diragukan lagi bukan? 😆😆

HTPC sendiri karena menggunakan prosesor komputer, kalian bisa menentukan apakah multimedia center kalian ini hanya untuk menonton film, browsing internet, youtube,batau mungkin bisa juga diberikan akses game seperti emulator. Mungkin sisi kustomisasinya ini lah yang membuat HTPC menjadi lebih menarik dibandingkan media center lain seperti android tv box.

Kesulitan tersendiri dari HTPC tentunya kalian harus memilili cukup pengetahuan di bidang IT agar bisa mengoprek si HTPC sesuai keinginan, termasuk audio surround sound 7.1 channelnya jika kalian ingin audio sekelas home cinema. Jika kalian ada pengguna yang tidak suka ribet, maka tv box akan menjadi pilihan yang lebih masuk akal.

Lalu pernahkah kalian membangun atau membuat HTPC? Share di komentar ya

Comments

Popular Post

Review Head Unit Murah Meriah, Nakamichi Na3101i Deckless!

Halo pembaca setia Virgabali.com! Apa kabar kalian di tengah pandemi Covid-19 ini? Masih baik-baik saja bukan?  Kali ini admin akan memberikan review tentang sebuah produk keluaran Nakamichi yaitu sebuah head unit dengan seri Na3101i. Untuk kalian yang saat ini sedang mencari head unit untuk mobil kalian mungkin bisa meluangkan waktu untuk membaca artikel yang admin tulis ini. Nakamichi Na3101i merupakan sebuah HU yang harganya murah meriah. Bagaimana tidak? Harganya saat ini hanya berkisar 500 hingga 600 ribuan saja. Lalu apa sajakah fitur yang diberikan di HU ini? Mari kita bahas satu demi satu. 1. DESIGN DECKLESS. Na3101i merupakan sebuah head unit double din dengan design bersih dan clean yang sering disebut deckless. HU ini tidak memiliki DVD/CD player sehingga pada sisi depan hanya ada layar 7 inchi dengan tombol volume pada sisi kiri dan tombol power beserta mute. 2. AUTO LINK Di sisi belakang HU ini terdapat dua buah kabel USB, yg hitam bisa kalian gunak

Full Review Axioo Mybook 14

Beberapa waktu admin sempat membuat sebuah review tentang salah satu notebook atau laptop yang masuk dalam kategori entri level bernama Axioo Mybook. Kali ini admin telah mencoba langsung salah satu variannya yaitu versi layar 14". Penasaran dengan reviewnya? Check this out!! Axioo Mybook 14 adalah sebuah notebook yang memiliki ukuran ergonomis. Dengan layar seluas 14" dan resolusi 1366 x 768, tentunya secara visual tidak ada kendala untuk pengguna. Teknologi panel yang digunakan juga sudah IPS. Layarnya sendiri cukup nyaman digunakan. Dilihat dari sisi bodinya, notebook ini sangat tipis. Hal ini bisa dicapai karena Axioo Mybook 14 tidak dilengkapi dengan DVD-Rom. Ya memang mayoritas notebook terbaru sudah mulai meninggalkan drive DVD. Selain itu, Axioo Mybook tidak menggunakan kipas pendingin tetapi menggunakan alternatif bernama heatsink yang melepas panas pada arah tertentu. Hal ini di sisi lain membuat notebook ini menjadi anti bising alias tidak mengeluarkan suara

Mengenal Ponsel - Perbedaan eMMc dan UFS

Untuk kamu pecinta gadget atau smartphone, kali ini admin akan berbagi informasi tentang emmc dan UFS. Sebelum membeli sebuah ponsel, tentunya kalian biasanya mencari ponsel dengan spesifikasi terbaik di kelasnya. Walaupun mencari harga yang murah dan menyesuaikan dengan isi kantong, spesifikasi ini tentunya sangat perlu untuk dijadikan acuan agar tidak membeli ponsel dengan harga yang kemahalan (tidak sesuai antara harga dan speknya). Di salam sebuah ponsel terdapat sebuah memory yang digunakan untuk menyimpan data sistem dan pengguna. Tempat penyimpanan ini sering disebut dengan memori internal. Nah memori ini pada umumnya menggunakan jenis emmc dan ufs. Emmc sering digunakan pada ponsel dengan harga seri bawah. Ponsel dengan memori emmc biasanya ditujukan untuk budget phone. Memori jenis ini bisa dikatakan memiliki kecepatan dan daya tahan standar. Berbeda dengan saudaranya yang bernama UFS. UFS biasanya digunakan pada ponsel menengah ke atas. Pada dunia PC/laptop/komput