Kecantikan di Sebuah Selfie Kamera, Mulai diperdebatkan!


Beberapa tahun ini, semenjak boomingnya ponsel Cina di dunia, kita sudah mulai terbiasa dengan adanya kecantikan rekayasa di kamera selfie. Pada akhirnya kita lebih menyukai melihat sisi cantik atau tampan kita di kamera dibandingkan wajah kita yang asli. Pada beberapa aplikasi, bahkan saat ini sudah ada di beberapa kamera ponsel bawaan, ada kamera yang mampu mengubah tidak hanya kehalusan wajah tetapi juga bentuk rahang dan pipi. Luar biasa memang.

Ternyata hal ini mulai menjadi masalah di luar negeri sana. Kondisi ini menjadikan terjadinya gangguan mental yang sering tidak disadari oleh kita sendiri. Suatu sikap di mana kita memilih menyukai hal yang sebenarnya bukan diri kita sendiri, karena adanya kekecewaan terhadap kekurangan yang ada. Terjadinya disorder pemikiran ini membuat beberapa vendor akhirnya mengambil sikap.

Google selaku pemiliki android, membuat sebuah kebijakan baru di Android 11. Salah satu kebijakan yang dibuat adalah vendor ponsel dilarang mengaktifkan fitur auto beauty di ponsel secara otomatis di Android 11. Fitur selfie cantik ini bisa tetap dipertahankan di menu kamera tetapi harus dengan pilihan sendiri pengguna. Hal ini dilakukan agar pengguna bisa membedakan hasil kamera tersebut dan menyadari perbedaan realita yang ada. Kebijakan ini sendiri sudah mulai dilakukan di salah satu aplikasi kamera terbaik di dunia yaitu Google Kamera.

Lalu bagaimanakah vendor ponsel lain akan mengikuti kebijakan ini? Mari kita tunggu saja adopsi Android 11 terbaru yang akan muncul beberapa bulan ke depan di vendor ponsel lainnya.

No comments for "Kecantikan di Sebuah Selfie Kamera, Mulai diperdebatkan!"