Seberapa Boroskah Dispenser Kamu?


Dispenser adalah salah satu alat listrik di rumah yang cukup banyak digunakan oleh rumah tangga di Indonesia. Dulu saya tidak pernah peduli sebenarnya dengan si dispenser ini, tetapi sekarang setelah menjadi bapak rumah tangga, saya mulai makin penasaran. Dispenser pada umumnya memiliki dua buah fasilitas pemanas dan pendingin air. Memang ada beberapa tipe yang hanya memiliki salah satunya saja. Tapi tahukah kamu, bahwa fitur ini sangatlah boros listrik.

Saya pribadi saat ini menggunakan fitur pendingin airnya saja. Dispenser yang saya miliki adalah dispenser murah merk Miyako yang memiliki fitur on dan off di baik untuk pemanas dan pendinginnya secara terpisah. Untuk kalian yang menggunakan dispenser untuk memanaskan air, saya sangat tidak merekomendasikannya. Fitur ini menggunakan proses memanaskan air secara terus menerus walaupun kalian tidak dalam kondisi membutuhkannya. Hal ini dilakukan agar air selalu panas saat kalian butuhkan. Jika dilihat dari faktor efisiensinya, pemanas air elektrik jauh lebih efisien. Lalu berapa daya listrik dan biaya yang dihabiskan oleh pemanas air dispenser??

Rata-rata pemanas air dispenser memiliki daya listrik sekitar 300 wat hingga 350 watt. Maka jika dispenset ini aktif 24 jam selama 30 hari, maka perhitungan biaya listriknya adalah :

(300 watt X 24 jam X 30 hari)/1000 = 216
Kemudian 216 X Rp 1.500 =  Rp.  324.000

Rp. 1.500 merupakan tarif dasar listrik per kWh (kurang lebih) untuk daya listrik rumah tangga 1.300.

Luar biasa bukan biayanya?? Jadi saran saya jika kalian tidak benar-benar membutuhkan fitur pemanas ini, jauh lebih hemat menggunakan pemanas elektrik model teko, ataupun dengan memanaskan di kompor gas LPG 😁😁

Selanjutnya, bagaimana dengan fitur pendinginnya?

Saya adalah salah satu pengguna fitur pendingin ini dengan spesifikasi air yang dihasilkan oleh dispenser saya tidak terlalu dingin, hanya 12 derajat celcius. Dinginnya ini lebih ke arah sedikit es dan segar. Untuk daya yang dikeluarkan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan fitur pemanas yaitu di rentang daya 80 watt hingga 120 watt.

Perhitungan biayanya jika dispenser hidup 24 jam selama 30 hari adalah :

(100 watt X 24 jam X 30 hari)/1000 =  72 kWh
 Maka 72 kWh X Rp. 1.500 = Rp.  108.000

Jika kita bandingkan, daya pendingin dispenser ini hampir sama dengan daya listrik yang digunakan oleh kulkas. Tetapi lebih praktis dan dinginnya air selalu siap sedia di kala kita membutuhkan.

No comments for "Seberapa Boroskah Dispenser Kamu?"